Senin, 08 Juni 2026

CARA MENYIKAPI KEZHOLIMAN

*CARA MENYIKAPI KEZHOLIMAN*

Allah menceritakan kejelekan Fir'aun di Al Qur'an untuk dijadikan pelajaran, bukan sebagai dalil bolehnya mencela pemimpin muslim yang sah. 

Kalo kamu mau mengambil ibrah bagaimana menghadapi pemimpin yang zholim seperti Fir'aun, kamu harusnya meniru bagaimana Nabi Musa bersikap kepada pemimpin yang zholim. Gitu baru pas pendalilannya. 

Coba bawakan satu saja dalil bahwa Nabi Musa memprovokasi Bani Israil untuk mencela dan melawan pemimpin yang zhalim sebagaimana yang kamu lakukan itu.

Yang ada, Allah malah memerintahkan Nabi Musa dan Harun untuk berkata-kata lembut kepada Fir'aun sebagaimana Firman-Nya,

(ٱذۡهَبَاۤ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ * فَقُولَا لَهُۥ قَوۡلࣰا لَّیِّنࣰا لَّعَلَّهُۥ یَتَذَكَّرُ أَوۡ یَخۡشَىٰ)

"Pergilah kamu berdua kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut". [Thoha 43 - 44]

Beda banget kan sama kata-kata kamu yang kasar dan suka provokasi itu...?

Allah juga menceritakan bahwa pertolonganNya kepada bani israil itu disebabkan kesabaran mereka dalam menghadapi Fir'aun,

( وَتَمَّتۡ كَلِمَتُ رَبِّكَ ٱلۡحُسۡنَىٰ عَلَىٰ بَنِیۤ إِسۡرَ ٰ⁠ۤءِیلَ بِمَا صَبَرُوا۟ۖ وَدَمَّرۡنَا مَا كَانَ یَصۡنَعُ فِرۡعَوۡنُ وَقَوۡمُهُۥ وَمَا كَانُوا۟ یَعۡرِشُونَ)

Dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir'aun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka. [Al-A'raf 137]

Hal ini mirip dengan yang diperintahkan oleh Nabi dalam menghadapi pemimpin yang zholim. Beliau Shollallahu alaihi wasallam bersabda,

« يَكُونُ بَعْدِى أَئِمَّةٌ لاَ يَهْتَدُونَ بِهُدَاىَ وَلاَ يَسْتَنُّونَ بِسُنَّتِى وَسَيَقُومُ فِيهِمْ رِجَالٌ قُلُوبُهُمْ قُلُوبُ الشَّيَاطِينِ فِى جُثْمَانِ إِنْسٍ ». قَالَ قُلْتُ كَيْفَ أَصْنَعُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنْ أَدْرَكْتُ ذَلِكَ قَالَ « تَسْمَعُ وَتُطِيعُ لِلأَمِيرِ وَإِنْ ضُرِبَ ظَهْرُكَ وَأُخِذَ مَالُكَ فَاسْمَعْ وَأَطِعْ ».

“Nanti setelah aku akan ada seorang pemimpin yang tidak mendapat petunjukku (dalam ilmu, pen) dan tidak pula melaksanakan sunnahku (dalam amal, pen). Nanti akan ada di tengah-tengah mereka orang-orang yang hatinya adalah hati setan, namun jasadnya adalah jasad manusia. “


Aku (Hudzaifah bin Al-Yaman) berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku lakukan jika aku menemui zaman seperti itu?”


Beliau bersabda, ”Dengarlah dan ta’at kepada pemimpinmu, walaupun mereka menyiksa punggungmu dan mengambil hartamu. Tetaplah mendengar dan ta’at kepada mereka.” (HR. Muslim no. 1847)

Benci kezholiman itu harus, tapi lihat dan pelajari juga bagaimana petunjuk Nabi dalam menyikapi kezholiman tersebut.

🌐 Sumber *Artikel* : https://t.me/boristanesia

☕ Silahkan disebarkan, semoga bermanfaat, Allah berkahi dan mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya. Aamiin ☕

Barakallah fikum.                           

✒ Ditulis oleh,

Ustadz. Abu 'Uzair Boris Tanesia Hafidzahullahu Ta'ala

CARA MENYIKAPI KEZHOLIMAN

*CARA MENYIKAPI KEZHOLIMAN* Allah menceritakan kejelekan Fir'aun di Al Qur'an untuk dijadikan pelajaran, bukan sebagai dalil bolehny...