Sabtu, 29 Oktober 2022

27 TANDA-TANDA ANDA SUDAH MENJADI HAMBA DUNIA*

 *

```1. Anda tidak bersiap-siap saat waktu solat akan tiba.


2. Anda melalui hari ini tanpa sedikit pun membuka lembaran Al-Qur'an lantaran Anda terlalu sibuk.


3. Anda selalu berfikir setiap waktu bagaimana caranya agar harta Anda semakin bertambah.


4. Anda marah ketika ada orang yang memberikan nasihat bahawa perbuatan yang Anda lakukan adalah haram.


5. Anda terus menerus menunda untuk berbuat amal soleh. “Aku akan mengerjakannya besok, nanti dan seterusnya.”


6. Anda sangat kagum dengan gaya hidup orang-orang kaya.


7. Anda selalu bersaing dengan orang lain untuk meraih cita-cita duniawi sehingga terabaikan amal ibadah


8. Anda tidak merasa bersalah saat melakukan dosa-dosa kecil.


9. Anda tidak mampu untuk segera berhenti berbuat yang haram, dan selalu menunda bertaubat kepada Allah.


10. Anda tidak kuasa berbuat sesuatu yang diredhai Allah sekiranya perbuatan itu boleh mengecewakan orang lain.


11. Anda sangat menumpukan perhatian terhadap harta benda yang sangat ingin Anda miliki.


12. Anda merencanakan kehidupan hingga jauh ke hadapan.


13. Anda menjadikan aktiviti belajar agama sebagai aktiviti pengisi waktu luang saja, setelah sibuk berkerjaya


14. Anda memiliki teman-teman yang kebanyakannya tidak mengingatkan Anda kepada Allah.


15. Anda hanya menilai orang lain berdasarkan status sosialnya di dunia.


16. Anda melalui hari ini tanpa sedikit pun memikirkan kematian, bahkan anda benci pada mati dan tidak ingin memikirkannya


17. Anda meluangkan banyak waktu sia-sia melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi kehidupan akhirat.


18. Anda merasa sangat malas dan berat untuk mengerjakan suatu ibadah.


19. Anda tidak kuasa mengubah gaya hidup Anda yang suka berpoya-poya, walaupun Anda tahu bahawa Allah tidak menyukai gaya hidup seperti itu.


20. Anda diberi nasihat tentang bahaya memakan harta riba, akan tetapi Anda beralasan bahawa beginilah satu-satunya cara agar tetap bertahan di tengah kesulitan ekonomi.


21. Anda ingin menikmati hidup ini sepuasnya-puasnya


22. Anda sangat perhatian dengan penampilan luaran Anda.


23. Anda meyakini bahawa kematian dan hari kiamat masih lambat lagi dan lama datangnya.


24. Anda ikut menguburkan orang lain yang meninggal, tapi Anda sedikit pun tidak mendapat pengajaran dari kematiannya.


25. Anda mengerjakan solat dengan tergesa-gesa agar segera melanjutkan pekerjaan.


26. Anda tidak pernah berfikir bahawa hari ini boleh jadi hari terakhir Anda hidup di dunia.


27. Anda merasa mendapatkan ketenangan hidup dari berbagai kemewahan yang Anda miliki, bukan merasa tenang dengan mengingati Allah.


Semoga Allah melindungi kita dari hal tersebut dan semoga kita termasuk golongan hamba-hamba Nya yang soleh.


Amiin..```

RENUNGAN PAGI* 

 *📚السلام عليكم ورحمةالله وبركاته.*



*


Inilah 10 Jurus yang membuat rezeki selalu menghampiri kita.


*1. TAQWA*


“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya,” (QS ath-Thalaq: 2-3).


*2. TAWAKAL*


Nabi s.a.w. bersabda: “Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, nescaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.” (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.)


*3. SHOLAT*


Firman Allah dalam hadis qudsi: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (solat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya." (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)


*4. ISTIGHFAR*


"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirim-kan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu ke-bun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai" (QS Nuh: 10-12).


_“Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka,” (HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim)._


*5. SILATURAHMI*


Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang senang untuk dilapangkan rezekinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), hendaknyalah ia menyambung (tali) silaturahim.”


*6. SEDEKAH*


Sabda Nabi s.a.w.: “Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana orang-orang lemah di kalangan kamu.” (Riwayat Bukhari)


*7. BERBUAT KEBAIKAN*


"Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan." (QS Alqashash:84)


_Nabi bersabda: Sesungguhnya Allah tdk akan zalim pd√ hambanya yg berbuat kebaikan.Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat.(HR. Ahmad)_


*8. BERDAGANG*


Dan Nabi SAW bersabda: “Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan” (Riwayat Ahmad)


*9. BANGUN PAGIII*


Fatimah (putri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah ( S.A.W.) melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau (S.A.W.) mengatakan kepadanya, "Putriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan-hati Tuhanmu, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang. Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampaiπ terbitnya matahari. ( H.R. Al-Baihaqi)


_Aisyah juga meceritakan sebuah hadits yang hampir sama maknanya, yang mana Rasulullah (S.A.W.) bersabda, "Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan. (H.R. At-Tabarani)_


*10. BERSYUKUR*


“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS Ibrahim:7)


Wallahualam


*۞ اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ hp سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞*                            

 ☘️❤️☘️

Dalam kitab Sirrul Asrar, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

 بسم الله الرحمن الرحيم


HIDUPKAN KALBU, MESKI DALAM KEADAAN TIDUR


Dalam kitab Sirrul Asrar, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

menjelaskan bahwa jalan untuk wushul (sampai) kepada Allah adalah dengan menjaga amalan badan tetap berada di jalan yang benar dengan melakukan semua hukum syariat, baik di siang hari atau malam.


Menurut beliau, kita harus mendisiplinkan diri dengan berdzikir, baik secara jahr atau khafi (secara terang atau secara samar). Hukum berdzikir menurut Syekh adalah wajib dan harus dilakukan oleh semua manusia yang ingin dekat kepada Allah.


Allah SWT berfirman:

"Ingatlah Allah dalam keadaan berdiri atau duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi. (QS Ali Imran (3): 191).


Dzikir harus disertai dengan kesucian lahir dan batin agar menghasilkan cahaya dzikir di dalam batin. Dzikir dilakukan dalam kesadaran yang terus menerus. Bahkan, saat kita dalam keadaan tidur. Karena itu, sebelum tidur pun kita diperintahkan berdoa, berdzikir, bertasbih, dan membaca ayat Al-Quran. Kita harus tetap menghidupkan kalbu setiap saat meskipun dalam keadaan tidur.


Menurut Syekh, sebagaimana kalbu yang hidup, ia tidak pernah tidur, maka janganlah mengira bahwa kalbu itu akan mati. Hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah SAW:

"Kedua mataku tidur, tapi hatiku tidak tidur,"(HR Al-Bukhari)


Maka, mari niatkan diri kita untuk berdzikir dalam setiap keadaan, selalu menghidupkan kalbu dengan kesadaran ruhani yang selalu merindukan pertemuaan dengan Rabb. Mari menghidupkan kalbu dengan tahlil, tasbih, tahmid, istighfar dan shalawat Nabi.




 Disarikan dari kitab Sirrul Asrar, karya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Minggu, 02 Oktober 2022

BIODATA LENGKAP 25 NABI DAN RASUL"*

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته،


*"


*1. ADAM AS.*

Nama: Adam As.

Usia: 930 tahun.

Periode sejarah: 5872-4942 SM.

Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab.

Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan.

Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.


*2. IDRIS AS.*

Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As.

Usia: 345 tahun di bumi.

Periode sejarah: 4533-4188 SM.

Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis).

Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.


*3. NUH AS.*

Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As.

Usia: 950 tahun.

Periode sejarah: 3993-3043 SM.

Tempat diutus (lokasi): Selatan Irak.

Jumlah keturunannya: 4 putra (Sam, Ham, Yafits dan Kan’an).

Tempat wafat: Mekkah.

Sebutan kaumnya: Kaum Nuh.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 43 kali.


*4. HUD AS.*

Nama: Hud bin Abdullah.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Iram (Aram) ⇒ ‘Aush (‘Uks) ⇒ ‘Ad ⇒ al-Khulud ⇒ Rabah ⇒ Abdullah ⇒ Hud As.

Usia: 130 tahun.

Periode sejarah: 2450-2320 SM.

Tempat diutus: Al-Ahqaf (antara Yaman dan Oman).

Tempat wafat: Bagian Timur Hadhramaut Yaman.

Sebutan kaumnya: Kaum ‘Ad.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 7 kali.


*5. SHALIH AS.*

Nama: Shalih bin Ubaid.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Iram (Aram) ⇒ Amir ⇒ Tsamud ⇒ Hadzir ⇒ Ubaid ⇒ Masah ⇒ Asif ⇒ Ubaid ⇒ Shalih As.

Usia: 70 tahun.

Periode sejarah: 2150-2080 SM.

Tempat diutus: Daerah al-Hijr (Mada’in Shalih, antara Madinah dan Syria).

Tempat wafat: Mekkah.

Sebutan kaumnya: Kaum Tsamud.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 10 kali.


*6. IBRAHIM AS.*

Nama: Ibrahim bin Tarakh.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As.

Usia: 175 tahun.

Periode sejarah: 1997-1822 SM.

Tempat diutus: Ur, daerah selatan Babylon (Irak).

Jumlah keturunannya: 13 anak (termasuk Nabi Ismail As. dan Nabi Ishaq As.). Tempat wafat: Al-Khalil (Hebron, Palestina/Israel).

Sebutan kaumnya: Bangsa Kaldan.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 69 kali.


*7. LUTH AS.*

Nama: Luth bin Haran.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Haran ⇒ Luth As.

Usia: 80 tahun.

Periode sejarah: 1950-1870 SM.

Tempat diutus: Sodom dan Amurah (Laut Mati atau Danau Luth).

Jumlah keturunannya: 2 putri (Ratsiya dan Za’rita).

Tempat wafat: Desa Shafrah di Syam (Syria).

Sebutan kaumnya: Kaum Luth.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 27 kali.


*8. ISMAIL AS.*

Nama: Ismail bin Ibrahim.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ismail As.

Usia: 137 tahun.

Periode sejarah: 1911-1774 SM.

Tempat diutus: Mekah.

Jumlah keturunannya: 12 anak.

Tempat wafat: Mekkah.

Sebutan kaumnya: Amaliq dan Kabilah Yaman.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 12 kali.


*9. ISHAQ AS.*

Nama: Ishaq bin Ibrahim.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As.

Usia: 180 tahun.

Periode sejarah: 1897-1717 SM.

Tempat diutus: Kota al-Khalil (Hebron) di daerah Kan’an (Kana’an).

Jumlah keturunannya: 2 anak (termasuk Nabi Ya’qub As./Israel).

Tempat wafat: Al-Khalil (Hebron).

Sebutan kaumnya: Bangsa Kan’an.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 17 kali.


*10. YA’QUB AS.*

Nama: Ya’qub/Israel bin Ishaq.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As.

Usia: 147 tahun.

Periode sejarah: 1837-1690 SM.

Tempat diutus: Syam (Syria).

Jumlah keturunannya: 12 anak laki-laki (Rubin, Simeon, Lewi, Yahuda, Dan, Naftali, Gad, Asyir, Isakhar, Zebulaon, Yusuf dan Benyamin) dan 2 anak perempuan (Dina dan Yathirah).

Tempat wafat: Al-Khalil (Hebron), Palestina.

Sebutan kaumnya: Bangsa Kan’an.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 18 kali.


*11. YUSUF AS.*

Nama: Yusuf bin Ya’qub.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Yusuf As.

Usia: 110 tahun.

Periode sejarah: 1745-1635 SM.

Tempat diutus: Mesir.

Jumlah keturunannya: 3 anak; 2 laki-laki dan 1 perempuan.

Tempat wafat: Nablus.

Sebutan kaumnya: Heksos dan Bani Israel.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 58 kali.


*12. AYYUB AS.*

Nama: Ayyub bin Amush.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ al-‘Aish ⇒ Rum ⇒ Tawakh ⇒ Amush ⇒ Ayub As.

Usia: 120 tahun.

Periode sejarah: 1540-1420 SM.

Tempat diutus: Dataran Hauran.

Jumlah keturunannya: 26 anak.

Tempat wafat: Dataran Hauran.

Sebutan kaumnya: Bangsa Arami dan Amori, di daerah Syria dan Yordania.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 4 kali.


*13. SYU’AIB AS.*

Nama: Syu’aib bin Mikail.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Madyan ⇒ Yasyjur ⇒ Mikail ⇒ Syu’aib As.

Usia: 110 tahun.

Periode sejarah: 1600-1490 SM.

Tempat diutus: Madyan (pesisir Laut Merah di tenggara Gunung Sinai).

Jumlah keturunannya: 2 anak perempuan.

Tempat wafat: Yordania.

Sebutan kaumnya: Madyan dan Ash-habul Aikah.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 11 kali.


*14. MUSA AS.*

Nama: Musa bin Imran, nama Ibunya Yukabad atau Yuhanaz Bilzal.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matisyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Lawi ⇒ Azar ⇒ Qahats ⇒ Imran ⇒ Musa As.

Usia: 120 tahun.

Periode sejarah: 1527-1407 SM.

Tempat diutus: Sinai di Mesir.

Jumlah keturunannya: 2 anak, Azir dan Jarsyun, dari istrinya bernama Shafura binti Syu’aib As.

Tempat wafat: Gunung Nebu (Bukit Nabu’) di Jordania (sekarang).

Sebutan kaumnya: Bani Israel dan Fir’aun (gelar raja Mesir).

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 136 kali.


*15. HARUN AS.*

Nama: Harun bin Imran, istrinya bernama Ayariha.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Lawi ⇒ Azar ⇒ Qahats ⇒ Imran ⇒ Harun As.

Usia: 123 tahun.

Periode sejarah: 1531-1408 SM.

Tempat diutus: Sinai di Mesir.

Tempat wafat: Gunung Nebu (Bukit Nabu’) di Jordania (sekarang).

Sebutan kaumnya: Bani Israel dan Fir’aun (gelar raja Mesir).

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 20 kali.


16. DZULKIFLI AS.

Nama: Dzulkifli/Bisyr/Basyar bin Ayyub.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ al-‘Aish ⇒ Rum ⇒ Tawakh ⇒ Amush ⇒ Ayyub As. ⇒ Dzulkifli As.

Usia: 75 tahun.

Periode sejarah: 1500-1425 SM.

Tempat diutus: Damaskus dan sekitarnya.

Tempat wafat: Damaskus.

Sebutan kaumnya: Bangsa Arami dan Amori (Kaum Rom), Syria dan Yordania.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.


*17. DAUD AS.*

Nama: Daud bin Isya.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud As.

Usia: 100 tahun.

Periode sejarah: 1063-963 SM.

Tempat diutus: Palestina (dan Israel).

Jumlah keturunannya: 1 anak, Sulaiman As.

Tempat wafat: Baitul Maqdis (Yerusalem).

Sebutan kaumnya: Bani Israel.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 18 kali.


*18. SULAIMAN AS.*

Nama: Sulaiman bin Daud.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matisyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud As. ⇒ Sulaiman As.

Usia: 66 tahun.

Periode sejarah: 989-923 SM.

Tempat diutus: Palestina (dan Israel).

Jumlah keturunannya: 1 anak, Rahab’an.

Tempat wafat: Baitul Maqdis (Yerusalem).

Sebutan kaumnya: Bani Israel.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 21 kali.


*19. ILYAS AS.*

Nama: Ilyas bin Yasin.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Lawi ⇒ Azar ⇒ Qahats ⇒ Imran ⇒ Harun As. ⇒ Alzar ⇒ Fanhash ⇒ Yasin ⇒ Ilyas As.

Usia: 60 tahun di bumi.

Periode sejarah: 910-850 SM.

Tempat diutus: Ba’labak (Lebanon).

Tempat wafat: Diangkat Allah ke langit.

Sebutan kaumnya: Bangsa Fenisia.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 4 kali.


*20. ILYASA’ AS.*

Nama: Ilyasa’ bin Akhthub.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Yusuf As. ⇒ Ifrayim ⇒ Syutlim ⇒ Akhthub ⇒ Ilyasa’ As.

Usia: 90 tahun.

Periode sejarah: 885-795 SM.

Tempat diutus: Jaubar, Damaskus.

Tempat wafat: Palestina.

Sebutan kaumnya: Bangsa Arami dan Bani Israel.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.


*21. YUNUS AS.*

Nama: Yunus/Yunan/Dzan Nun bin Matta binti Abumatta, Matta adalah nama Ibunya. (Catatan: Tidak ada dari para nabi yang dinasabkan ke Ibunya kecuali Yunus dan Isa As.).

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Ya’qub As. ⇒ Yusuf As. ⇒ Bunyamin ⇒ Abumatta ⇒ Matta ⇒ Yunus As.

Usia: 70 tahun.

Periode sejarah: 820-750 SM.

Tempat diutus: Ninawa, Irak.

Tempat wafat: Ninawa, Irak.

Sebutan kaumnya: Bangsa Asyiria, di utara Irak.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 5 kali.


*22. ZAKARIYA AS.*

Nama: Zakariya bin Dan.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud As. ⇒ Sulaiman As. ⇒ Rahab’am ⇒ Aynaman ⇒ Yahfayath ⇒ Syalum ⇒ Nahur ⇒ Bal’athah ⇒ Barkhiya ⇒ Shiddiqah ⇒ Muslim ⇒ Sulaiman ⇒ Daud ⇒ Hasyban ⇒ Shaduq ⇒ Muslim ⇒ Dan ⇒ Zakariya As.

Usia: 122 tahun.

Periode sejarah: 91 SM-31 M.

Tempat diutus: Palestina.

Jumlah keturunannya: 1 anak.

Tempat wafat: Halab (Aleppo).

Sebutan kaumnya: Bani Israel.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 12 kali.


*23. YAHYA AS.*

Nama: Yahya bin Zakariya.

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud As. ⇒ Sulaiman As. ⇒ Rahab’am ⇒ Aynaman ⇒ Yahfayath ⇒ Syalum ⇒ Nahur ⇒ Bal’athah ⇒ Barkhiya ⇒ Shiddiqah ⇒ Muslim ⇒ Sulaiman ⇒ Daud ⇒ Hasyban ⇒ Shaduq ⇒ Muslim ⇒ Dan ⇒ Zakariya As. ⇒ Yahya As.

Usia: 32 tahun.

Periode sejarah: 1 SM-31 M.

Tempat diutus: Palestina.

Tempat wafat: Damaskus.

Sebutan kaumnya: Bani Israel.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 5 kali.


*24. ISA AS.*

Nama: Isa bin Maryam binti Imran. (Catatan: Tidak ada dari para nabi yang dinasabkan ke Ibunya kecuali Yunus dan Isa As.).

Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ishaq As. ⇒ Yahudza ⇒ Farish ⇒ Hashrun ⇒ Aram ⇒ Aminadab ⇒ Hasyun ⇒ Salmun ⇒ Bu’az ⇒ Uwaibid ⇒ Isya ⇒ Daud As. ⇒ Sulaiman As. ⇒ Rahab’am ⇒ Radim ⇒ Yahusafat ⇒ Barid ⇒ Nausa ⇒ Nawas ⇒ Amsaya ⇒ Izazaya ⇒ Au’am ⇒ Ahrif ⇒ Hizkil ⇒ Misyam ⇒ Amur ⇒ Sahim ⇒ Imran ⇒ Maryam ⇒ Isa As.

Usia: 33 tahun di bumi.

Periode sejarah: 1 SM-32 M.

Tempat diutus: Palestina.

Tempat wafat: Diangkat oleh Allah ke langit.

Sebutan kaumnya: Bani Israel.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 21 kali, sebutan al-Masih sebanyak 11 kali, dan sebutan Ibnu (Putra) Maryam sebanyak 23 kali.


*25. MUHAMMAD SAW.*

Nama: Muhammad bin Abdullah.

Garis Keturunan Ayah: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ismail As. ⇒ Nabit ⇒ Yasyjub ⇒ Ya’rub ⇒ Tairah ⇒ Nahur ⇒ Muqawwim ⇒ Udad ⇒ Adnan ⇒ Ma’ad ⇒ Nizar ⇒ Mudhar ⇒ Ilyas ⇒ Mudrikah ⇒ Khuzaimah ⇒ Kinanah ⇒ an-Nadhar ⇒ Malik ⇒ Quraisy (Fihr) ⇒ Ghalib ⇒ Lu’ay ⇒ Ka’ab ⇒ Murrah ⇒ Kilab ⇒ Qushay ⇒ Zuhrah ⇒ Abdu Manaf ⇒ Hasyim ⇒ Abdul Muthalib ⇒ Abdullah ⇒ Muhammad Saw.

Garis Keturunan Ibu: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As. ⇒ Sam ⇒ Arfakhsyad ⇒ Syalih ⇒ Abir ⇒ Falij ⇒ Ra’u ⇒ Saruj ⇒ Nahur ⇒ Tarakh ⇒ Ibrahim As. ⇒ Ismail As. ⇒ Nabit ⇒ Yasyjub ⇒ Ya’rub ⇒ Tairah ⇒ Nahur ⇒ Muqawwim ⇒ Udad ⇒ Adnan ⇒ Ma’ad ⇒ Nizar ⇒ Mudhar ⇒ Ilyas ⇒ Mudrikah ⇒ Khuzaimah ⇒ Kinanah ⇒ an-Nadhar ⇒ Malik ⇒ Quraisy (Fihr) ⇒ Ghalib ⇒ Lu’ay ⇒ Ka’ab ⇒ Murrah ⇒ Kilab ⇒ Qushay ⇒ Zuhrah ⇒ Abdu Manaf ⇒ Wahab ⇒ Aminah ⇒ Muhammad Saw.

Usia: 63 tahun.

Periode sejarah: 570-632 M.

Tempat diutus: Mekkah.

Jumlah keturunannya: 7 anak; 3 laki-laki Qasim, Abdullah dan Ibrahim, dan 4 perempuan Zainab, Ruqayyah, Ummi Kultsum dan Fatimah az-Zahra.

Tempat wafat: Madinah.

Sebutan kaumnya: Bangsa Arab.

Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.


*_(Disarikan dari g: Qashash al-Anbiya' Ibn Katsir, Badai' az-Zuhur Imam as-Suyuthi dan selainnya)._*


*'Semoga bermanfaat d barokah...Amin*


KALAU BANGGA PUNYA NABI SEPERTI BAGINDA RASULULLAAH SAW, SILAKAN LAH SHARE!!!


Semoga yg membagikan selalu mendapat pertolongan Allah SWT

AAMIIN..YAA.. ROBBAL 'AALAMIIN..


*"Boleh di SHARE sebanyak mungkin!!"*


والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته،

Filosofi sepatu

 Aku pernah membaca FILOSOFI SEPATU, yang isinya kaya gini : kalau dia MENYAKITIMU berarti dia BUKAN UKURANMU, kalau ukuran sepatumu KEKECIL...